Tabanan – Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra menghadiri upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (Dikmaba Infanteri) Gelombang III TA 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Rindam IX/Udayana, Tabanan, Senin (26/10/2026).

Sebanyak 249 prajurit TNI AD resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah menyelesaikan pendidikan pertama Bintara Infanteri. Upacara penutupan dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, yang membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa.
Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa kelulusan pendidikan merupakan awal pengabdian sebagai prajurit TNI AD. Para Bintara Remaja dituntut senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta meningkatkan profesionalisme, disiplin, integritas, kemampuan fisik dan mental, serta keterampilan tempur.
Danrem 163/Wira Satya menegaskan bahwa para Bintara Remaja harus menjadikan momentum pelantikan sebagai titik awal untuk membuktikan kualitas diri sebagai prajurit profesional.
“Pangkat Sersan Dua bukan sekadar simbol kepangkatan, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh disiplin, loyalitas, dan dedikasi. Jadilah prajurit Infanteri yang tangguh, profesional, berkarakter, serta senantiasa berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Danrem.
Pada kesempatan tersebut, diberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi, yakni Serda I Made Isma Arya Permana Putra sebagai peraih nilai tertinggi Tripola Dasar Pendidikan, Pengetahuan, dan Keterampilan; Serda Januarius Bento Siki dalam kategori Sikap dan Perilaku; serta Serda Mardo Feo dalam kategori Jasmani Militer.
Upacara juga dimeriahkan demonstrasi bela diri kolosal yang menampilkan Sparko, Pencak Silat Militer, dan Karate sebagai wujud pembinaan kemampuan serta kesiapan fisik prajurit.
Usai penutupan pendidikan, sebanyak 249 Bintara Remaja akan melanjutkan pendidikan kecabangan Infanteri guna memperdalam pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keprajuritan sebagai bekal penugasan di satuan masing-masing.
(Penrem 163/WSA)
Wira Satya Peduli Rakyat.. Paten!!
