Bangli – Kasrem 163/WSA Kolonel Inf Davit Beni Upeni menghadiri kegiatan Karya Bakti, Bakti Sosial, dan Bakti Kesehatan di Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, pada Jumat, (12/12/2025).
Kegiatan ini di pimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2025, serta di hadiri para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, Dan/Kabalakdam IX/Udayana dan Wakil Bupati Bangli serta undangan lainnya.
Dalam Karya Bakti, sebanyak 91.000 ekor benih ikan ditebar di kawasan Danau Batur sebagai upaya nyata menjaga keberlanjutan ekosistem dan meningkatkan potensi perikanan masyarakat. Kegiatan Bakti Kesehatan juga digelar untuk memberikan pelayanan langsung bagi warga, meliputi pemeriksaan tensi, EKG, pemeriksaan laboratorium (kolesterol dan gula darah), pemeriksaan mata untuk anak-anak, serta pemberian vitamin. Secara bersamaan, digelar pula Bakti Sosial melalui pembagian 250 paket sembako kepada masyarakat di wilayah sekitar Danau Batur.
Rangkaian kegiatan ini selaras dengan tema Hari Juang TNI AD 2025: “TNI AD Manunggal dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju.” Tema tersebut mencerminkan komitmen TNI AD untuk selalu hadir, membantu, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan lingkungan serta masyarakat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar. “Saya menyampaikan apresiasi kepada Kodam IX/Udayana atas dipilihnya Desa Kedisan sebagai lokasi pelaksanaan rangkaian Bakti kesehatan, pembagian sembako, dan penebaran benih ikan di Danau Batur.” ungkapnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa penebaran benih ikan merupakan bagian penting dari upaya kolektif menjaga kelestarian Danau Batur sebagai kawasan strategis penyangga kehidupan.
“Danau Batur memiliki nilai ekologi dan warisan budaya luar biasa. Selain menjadi cadangan air dan sumber air bersih bagi Bali, Danau ini juga menjaga ekosistem, menopang keanekaragaman hayati, serta mendukung sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata,” tegas Pangdam.
Pangdam juga mengajak pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk terus menjaga kawasan yang telah ditetapkan sebagai Global Geopark Network UNESCO sejak 2012 itu. “Masyarakat Bali, khususnya Bangli, harus bangga karena Geopark Batur telah diakui dunia,” ujarnya.(Penrem163).
