Denpasar, Komando Resort Militer (Korem) 163/Wira Satya Menggelar kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan daya tangkal terhadap paham radikal melalui dialog, edukasi, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Yang berlangsung di aula Korem 163/Wira Satya Jalan PB. Sudirman Denpasar, Kamis (4/12/25).
Acara yang mengusung tema “Pembinaan komunikasi sosial yang yang adaptif dan sinergis dalam upaya cegah tangkal radikalisme/separatisme guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa” dihadiri oleh sekitar 70 orang peserta.
Dalam sambutanya Kasrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Davit Beni Upeni menyampaikan bahwa dalam rangka menjaga tetap tegak dan utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), diperlukan kesadaran tentang pentingnya kerjasama antar segenap komponen bangsa dalam pemahaman bahaya radikalisme atau separatisme.
“Dengan melihat pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, dan imajinasi dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia yang mempunyai latar belakang suku, agama, ras serta budaya yang berbeda dapat dimungkinkan tumbuhnya paham radikal di masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya berharap seluruh komponen bangsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pemuda dan pelajar serta pihak-pihak terkait bersama TNI berupaya agar mempunyai daya tangkal yang kuat terhadap paham radikalisme/separatisme, Melalui kegiatan ini mari kita samakan pemahaman dengan pemikiran sebagai solusi terbaik untuk meningkatkan kerjasama dalam rangka mempertahankan ideologi Pancasila sebagai dasar Negara.
Di sesi kedua dengan tema Peran Pemda dan Masyarakat Dalam Penanggulangan Radikalisme dan Separatisme oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Provinsi Bali, Gede Suralaga menyampaikan bahwa radikalisme dan separatisme adalah ancaman nyata yang dapat merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, generasi muda dan Komponen Bangsa lainnya sebagai penerus bangsa harus memiliki karakter yang kuat serta kesadaran penuh akan pentingnya menjaga persatuan.(Penrem163).
