Denpasar, Danrem 163/Wira Satya (Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra) menghadiri kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 – 2026 di Provinsi Bali, yang dipimpin oleh Sekda Pemprov Bali (Drs. Dewa Made Indra, M.Si) dan dihadiri ± 500 orang, Pada hari Selasa (2/12/2025) bertempat di Lapangan Puputan Niti Mandala Denpasar, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar.
Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi bertujuan memperkuat kesiapan seluruh unsur kebencanaan dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada periode November–Desember.
Amanat Gubernur Bali, yang dibacakan Sekda Pemprov Bali mengatakan bahwa wilayah yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, mulai dari gempa bumi, tsunami, erupsi gunung berapi, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, hingga cuaca ekstrem. Situasi ini menuntut kita agar selalu waspada, siap siaga, serta memiliki kemampuan respons cepat dan tepat ketika bencana terjadi.
Lebih Lanjut Apel siaga bencana ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan komitmen bersama untuk memastikan bahwa seluruh personel, peralatan, sarana prasarana, serta sistem koordinasi penanggulangan bencana di Bali berada dalam kondisi siap digunakan kapan pun diperlukan, dan saya mengapresiasi seluruh personel, relawan, dan lembaga terkait yang selama ini telah bekerja siang dan malam menjaga Bali tetap aman. ucapnya.
Pada kesempatan yang baik ini Danrem 163/Wira Satya (Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra) Menyampaikan informasikan terkait dengan apel kesiap-siagaan bencana.Tahun 2025-2026 ini, kita awalnya melakukan kegiatan rapat, melaksanakan perintah Bapak Presiden Prabowo Sudianto melalui Menteri Dalam Negeri mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada musim hujan ini di bulan Oktober sampai dengan bulan Desember.
Tadi sudah dijelaskan bahwa kemungkinan curah hujan yang tinggi itu pada bulan Januari , tapi kita selalu siap-siaga dalam mengatasi bahaya-bahaya bencana alam dan tanah longsor dan Masalah-masalah yang sudah kita alami bersama kemarin, saya terjun langsung bekerja kemarin dengan jumlah kekuatan personil kami kurang lebih maksimal, Hal itulah menjadi pengalaman buat kita, kita harus tanggap segera untuk mengaktifkan, makanya melakukan dengan kekuatan yang lebih besar, dengan bersinergi dengan BBBD, Basarnas dengan komponen masyarakat lainnya.
Harapan kita bersama bahwa dengan apel ini semua sarana dan prasarana kita siap mengerjakan dan mengantisipasi situasi yang terjadi. Kemudian yang kedua, kita ingat Bapak Gubernur kemarin sudah mencanangkan, disamping kita melaksanakan kegiatan update ke siapsiagaan bencana untuk menganti situasi itu ,dan kita melaksanakan kegiatan penanaman pohon diseluruh bali semua. Harapannya bali jangan lagi terjadi banjir dan bahkan setiap bulan dilaksanakan kegiatan peranam pohon untuk mengembalikan kondisi hutan, kondisi lahan. Sehingga harapan ini bisa terjaga ke depannya.
Dalam hal ini kita melibatkan dari pihak TNI, kira-kira ada 2 SSK yang kita siapkan, namun ada 5 SSK pun kami siap untuk mengandalisi kejadian-kejadian yang lebih besar. Di seluruh rakyat Bali.pungkasnya.(Red/penrem163).
