Denpasar – Komandan Korem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam, S.E.,M.M., sebagai narasumber dalam kegiatan Talk Show Polri Presisi dengan Metro TV mengangkat Tema “Bali Bangkit dan sambut G-20 Summit dengan pemandu acara Nayla Husha (Presenter Metro TV), bertempat di Kantor Gubernur Prov Bali Jln. Basuki Rahmat No.1, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Timur Kota Denpasar (16/09/2022).

Pemandu Nayla Husha (Presenter Metro TV) menyampaikan bagaimana program yang dilakukan oleh Pemerintah Bali tentunya dalam upaya Bali bangkit dari pandemi -19 dan apakah target vaksinasi di Bali ini sudah sesuai target.
Tanggapan dari Wagub Bali sebagai berikut : Sejak Bali kena pandemi covid- 19 tahun 2020 jadi beragam upaya yang telah kami lakukan tentu sama dengan Polda Bali dan Kodam IX/Udayana, Nah apa yang kami lakukan dalam strategi-strategi yang kami lakukan di Bali meliputi tiga fase, Deteksi ini kami melakukan upaya-upaya terutama di gerbang-gerbang masuk ke Indonesia umumnya dan kembali pada khususnya kemudian juga melakukan testing dilakukan pada program tersebut dan skenario atau strategi yang kedua adalah pencegahan ini kami lakukan tentu dengan standar CHSI kemudian dengan vaksin yang sampai saat ini Bali Sudah lama menjalani atau masyarakat Bali sedang melakukan vaksin yang ketiga Booster sudah di atas 80% Jadi cukup banyak kami sudah Terus kerja yang ketiga adalah program yang sifatnya merespon ya terutama bagi masyarakat Bali yang sudah pernah tertular di karantina sehingga sampai saat ini trend di Bali perkembangan covid-19 semakin landai bahkan beberapa hari terakhir ini tidak sampai di atas 30 orang per hari.
Tanggapan dari Kapolda Bali sebagai berikut : Berkaitan dengan wilayah Polda Bali bahwa Polda Bali mempunyai satuan Kepolisian 9 Polres dan 1 Polresta meliputi di 9 wilayah kabupaten dan kota jadi satu yang tidak memiliki wilayah adalah Polres bandara Polres bandara I Gusti Ngurah rai Bali, jumlah personil kami 11.300 orang Inilah Kami kelola untuk bagaimana menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Bali terutama pasca pandemic, Aktivitas-aktivitas masyarakat perlu adanya pengaturan dari kepolisian untuk menjaga situasi serta kondisi jadi perlu disampaikan bahwa kondisi ini berjalan dengan baik setelah pasca pandemi memang saat pandemi mungkin orang banyak berkata saat pandemi mungkin kejahatan meningkat justru di Bali terbalik saat pandemi kejahatan justru menurun, Kami menciptakan rasa aman terutama bagi para wisatawan yang berkunjung di Bali ini Jadi jangan sampai ada sedikit gangguan apapun yang dapat yg membuat tidak nyaman dan saya tekankan kepada anggota kami dan juga melakukan pola-pola kegiatan kepolisian yang bisa menciptakan rasa manis dan nyaman terutama bagi wisatawan yang tentunya kita bangkitkan kembali.

Tanggapan Danrem 163/Wira Satya sebagai berikut : Dalam upaya bangkit dari pandemi dan yang dilakukan dalam pembinaan teritorial kita mengacu amanah undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI satu tugasnya yaitu operasi militer selain perang yaitu membantu pelaksanaan tugas pemerintahan di daerah dan kegiatan-kegiatannya antara lain TNI memastikan pelaksanaan PPKM dan yang kedua juga kita memastikan adanya 3T, Dan Korem juga membawahi 8 Kodim yang tersebar di seluruh Bali ini kita juga menghimbau untuk masalah 5M dan kita juga mendukung adanya percepatan Booster vaksin dan yang diharapkan bisa menekan laju yang terkena infeksi covid 19 kemudian yang berikutnya juga TNI secara langsung terlibat untuk pembagian BLT bantuan langsung tunai dari pemerintah atau dari pak presiden kepada masyarakat yang sebagai upaya untuk peningkatan ekonomi di Bali kemudian yang ketiga kita juga bersinergi dengan Polda Bali selalu bersama-sama menjaga tiap-tiap event apapun nasional yang berada di Bali, Terkait peran teritorial jadi upaya peran teoritorial saya menggunakan 3 metode teritorial yaitu komunikasi sosial TNI Manunggal membangun desa kemudian bintal dan ada juga kegiatan-kegiatan yang langsung dirasakan oleh masyarakat antara lain kita membangun beberapa pompa Hidram untuk pertanian, air bersih untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan komunikasi sosial ini kita lakukan ke semua elemen masyarakat di Bali sehingga semua komponen bangsa yang berada di Bali ini jadi satu kemudian mereka juga diharapkan bisa menjaga kondusitas Bali ini dalam menyongsong G20.
Penyampaian dari Presenter tentang Perkembangan Pasca Covid-19, Kamtibnas dan Penanganan Gempa menghadapi G-20

Tanggapan Danrem 163/WSA, Kodam IX/Udy dan Polda Bali Sinergi dan kita selalu bersama-sama mengamankan Setiap kegiatan yang berada di Bali kita pun membackup Polda Apabila ada kegiatan unras, Dan kita pun jangan lupa kita juga ada tim-tim intelijen yang Solid yang selalu memonitoring wilayah perkembangan selalu dilaporkan dan saya juga setuju dengan apa yang disampaikan bapak Kapolda terkait sistem pengamanan lingkungan terpadu berbasis desa adat Itu Si Pandu beradat itu memang sangat sangat bagus sekali dan kita juga ada di situ kita sebut Babinsa membuat teritorial ke desa-desa.
Danrem juga menyampaikan Kata kuncinya adalah Sinergi jadi kita Kodam IX/Udy bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi kita juga bersinergi dengan Pemerintah provinsi dan langkah-langkah yang kita lakukan pun dari Kodam antara lain menyiapkan alutsista dan perlengkapan-perlengkapan ini kita standby siap digerakkan Apabila terjadi bencana dan pasukan kita di Kodam 9 ini untuk ransel-ranselnya dari siapkan 3 hari langsung Jadi Apabila terjadi bencana mereka otomatis akan siap dan apabila bantuan-bantuan dari pusat itu belum datang dia surpet bisa 3 hari dan untuk evakuasi sendiri Kita kodam 9 ini mempunyai Satgas evakuasi, dan ini sudah latihannya tingkat Table Top exercise sampai tactical form dan juga dua kali kita laksanakan jadi kesiapannya Saya jamin kita sudah siap menghadapi evakuasi.
Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh tiga pilar baik tingkat provinsi sampai desa jadi yang pertama kita tetap berpedoman sama aturan atau kebijakan pemerintah yang sudah ditetapkan kita wilayah memastikan pelaksanaannya kemudian kita dari mulai provinsi dan desa di wilayah Bali ini sangat Solid terkait pencegahan mulut dan kuku, Untuk PMK kita di Bali sudah nol sudah tidak ada lagi ini keberhasilan 3 pikirannya juga ditunjang oleh masyarakat yang sangat e baik mendukung program pemerintah tentang potong bersyarat jadi ini juga berhasil PMK ini oleh masyarakat-masyarakat yang sadar dan mereka mendukung program pemerintah program bersyarat.Kata Danrem.
Danrem 163/WSA mengatakan keberhasilan KTT G-20 merupakan harga diri bangsa Indonesia semua warga Bali punya peran sama untuk menjaga keamanan kembali Yang sudah kondusif ini Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat menjaga Bali yang sudah kondusif ini jangan terprovokasi oleh apapun Mari kita sukseskan KTT G20, Jendral Bintang Satu itu menyempatkan berpantun “jalan-jalan ke tanah Bali hendak mencari sekarung mainan Mari kita bekerja kembali sukseskan G-20 ciptakan keamanan dan kedamaian TNI Solid!!!. (Red/Penrem163).