Denpasar – Korem 163/Wira Satya menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang Ke-114, bertempat di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jl. PB. Sudirman Denpasar (20/5/22).
Dalam peringatan Hari kebangkitan Nasional, Danrem 163-Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam, S.E.,M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Komandan Upacara Mayor Arh Pande Made Sudarta yang diikuti sekitar 105 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Intel Kasrem 163/ Wira Satya, Kasiren Kasrem 163/ Wira Satya, Kasiter Kasrem 163 Wira Satya, Kasilog Kasrem 63/ Wira Satya, Para Pasi Korem 163/ Wira Satya, Seluruh Prajurit dan PNS Korem 163/Wira Satya.
Dalam amanatnya Mentri Komunikasi dan imformatika yang di bacakan oleh Irup menyampaikan, Tahun ini, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-114. Pada tahun ini, “Ayo Bangkit Bersama” menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Untuk itu, ia mengajak agar mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, sebagai wujud ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka.
Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa. Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. Didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) pada tahun 1908,Ungkapnya.

“Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia. Kelahiran Boedi Oetomo mempelopori terciptanya organisasi pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan Indonesia dan Muhammadiyah, Kiranya, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini. Di tengah krisis pandemi COVID-19 dan konflik Ukraina Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil“,Ucap Menkoimfo.
Menkoimfo Johnny Gerard Plate. menambahkan Mari terus kita bekerja keras dan bersinergi menjaga, mempertahankan dan meningkatkan perekonomian nasional indonesia Saudara -Saudari Sebangsa dan Setanah Air,Momentum yang baik ini makin diperkuat dengan peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022. Pada Presidensi G20 tahun ini, Indonesia mengusung tema “RecoverTogether, Recover Stronger”, dengan tujuan dapat memberikan spirit baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin keberlanjutan kehidupan di masa depan, Indonesia terus mendorong negara-negara anggota G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata dan siap berkolaborasi serta menggalang kekuatan sehingga masyarakat dunia dan kemanusiaan dapat merasakan dampak nyata dari kerja sama ini.

Mengutip ucapan Dr. Sutomo “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapa pun juga. Di tengah momentum penanganan nasional COVID-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi COVID-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia, Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat,Pungkas Menkoimfo.
Upacara berjalan dengan aman tertib dan lancar serta selalu mematuhi Prokes yang ketat.(Red/Penrem).