Mangupura – Apel Gelar Simulasi Operasi Pengamanan Puri Agung V 2022 dalam rangka pengamanan kegiatann 7th Global Platform For Disaster Risk Reduction Di BICC Dan BNDCC Tanggal 20 s.d 29 Mei 2022, dipimpin oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH, M.Si, dan di damping Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam, S.E., M.M., diikuti oleh 2.832 personil bertempat di Lapangan Lagoon Jln Raya Siligita Nusa Dua Kec. Kuta Selatan Kab. Badung,(19/05/2022).

Kepala BNPB diwakili Tenaga Ahli Brigjen Purn TNI Herman, Gubernur Bali Drs I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana diwakili Danrem 163/Wsa Brigjen TNI Choirul Anam, Tim Supervisi Mabes Polri Brigjen Pol Hendri, Kabinda Bali Brigjen Pol Hadi Purnomo, Dan Lanud Ngurah Rai diwakili Kadis Ops, Dan Lanal Denpasar Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Raka Susila, Asops Kasdam IX/Udayana diwakili Waas Ops, Asintel Kasdam IX/Udayana diwakili Waas Intel, Aster Kasdam IX/Udayana diwakili Waas Ter, Kalaksa BPBD Bali, Chief of UNDSS, Manager Director ITDC, General Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kepala Otoritas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kepala Dinas Perhubungan Prop. Bali, Kepala Basarnas Prop. Bali, Kepala Dinas Pemadam kebakaran Kota Denpasar.

Dir Polair Polda Bali selaku Komandan Apel kepada Pimpinan Apel, dilanjutkan pemeriksaan pasukan oleh Kapolda Bali didampingi Gubernur Bali dan Danrem 163/Wira Satya serta Pejabat undangan.
Dalam amanatnya Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan Kegiatan apel gelar pasukan operasi pengamanan Puri Agung ke 5 Tahun 2022 ini dalam rangka pengamanan GPDRR ke-7 Tahun 2022, kegiatan GPDRR adalah multi pemangku kepentingan yang diselenggarakan 2 Tahunan yang diinisiasi oleh PBB untuk meninjau kemajuan berbagai pengetahuan dan perkembangan dalam penanggulangan resiko kebencanaan.
“Dalam kegiatan rangkaian pengaman tersebut sebelumnya sudah dilaksanakan beberapa kali Rakor persiapan pengamanan untuk mempersiapkan segala sesuatunya berkaitan dengan pengamanan termasuk melaksanakan kegiatan latihan pra operasi untuk memberikan pemahaman terkait dengan standar operasional prosedur dan cara bertindak di lapangan”,Ujarnya Kapolda.

“Dalam rangka pengamanan kegiatan GPDRR juga akan dilanjutkan dengan simulasi pengamanan yang terdiri dari situasi dalam keadaan normal yaitu ancaman unras menuju ITDC dan simulasi penyusupan dengan 2 buah kapal nelayan di area pantai belakang hotel Westin Nusa Dua, Operasi pengamanan akan dilaksanakan selama 10 hari mulai dari tanggal 20 – 29 Mei 2022 dengan melibatkan personel pengamanan sebanyak 2.832 personil yang terdiri atas 1.476 personil Polda Bali, 997 personil dari satuan kewilayahan dan backup 359 personil dari Mabes Polri, serta terdiri dari 9 satgas, yaitu Satgas intelijen, Satgas bandara, Satgas pengamanan pengawalan rute, Satgas parkir pengamanan, Satgas pengamanan lokasi, penginapan, Bagasi, penindakan, penegakan hukum dan bantuan operasi”,Tambah Kapolda Bali.
Kapolda Bali menegaskan Jangan pernah lengah terhadap perkembangan situasi Kamtibmas yang terjadi di Bali, karena akan memperkuat deteksi dini dan penanganan terhadap kelompok-kelompok yang dapat mengganggu jalannya kegiatan GPDRR dari gangguan sekecil apapun, Mengingat kegiatan GPDRR ini akan dihadiri langsung oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia agar dilaksanakan simulasi pengamanan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan SOP dan tahapan yang telah direncanakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi.

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam, S.E., M.M., menambahkan kita sudah melaksanakan Apel Gelar Pengamanan kegiatan GPDRR dan rencana sabtu depan TNI juga akan melaksanakan Apel gelar Pam VVIP dan Satgas Evakuasi, pada saat ada bencana Satgas PAM GPDRR dan Satgas PAM VVIF akan bersatu untuk melaksanakan Satgas Pengamanan Evakuasi, pungkas Danrem 163 Wira Satya, (Red/Penrem).