Denpasar – Dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Korem 163/Wira Satya menggelar simulasi dan latihan penangulangan bencana alam gempa bumi untuk mengukur kesiapsiagaan personel dalam menghadapi ancaman bencana di wilayah Bali,Latihan dan simulasi yang dilaksanakan di Makorem 163/Wira Satya Jl.PB Sudirman Denpasar,(26/04/2022).

Pasilat Rem 163/Wira Satya Mayor Inf Gaguk Sumartono Yulianto, S.Pd., mengatakan, latihan dan simulasi tersebut sangat penting artinya, mengingat wilayah Bali sebagai provinsi kepulauan yang di kelilingi oleh laut dan pantai, dengan tingkat ancaman bencana alam sangat tinggi, terutama gempa bumi dan tsunami.
“Karena itu latihan dan simulasi yang dilakukan saat ini sangat penting artinya karena kita tidak mengetahui kapan bencana terjadi. Kalau terjadi bencana personel TNI siap untuk melaksanakan tugas dan tangung jawabnya,” ujarnya.
Dengan latihan dan simulasi, maka setiap personel diingatkan tentang prosedur kedaruratan dan langkah-langkah penanganan yang harus dilakukan saat terjadi bencana, terutama meminimalisasi jatuhnya korban jiwa.
Pasilat Rem 163/Wira Satya berharap para personel dapat bersungguh-sungguh mengikuti latihan dan simulasi, sehingga mengetahui seluruh prosedur penanganan yang perlu dilakukan baik sebelum, saat kejadian maupun seusai bencana.

Para instruktur juga diingatkan untuk melakukan mengoreksi jika dalam simulasi masih ditemukan kesalahan yang tidak sesuai dengan mekanisme dan ketentuan penanganan saat darurat bencana.
“Simulasi ini tidak sekedar menjalankan program latihan, tetapi bermanfaat mengukur kesiapsiagaan dan ketangguhan personel TNI menghadapi bencana alam di Bali, Keberhasilan latihan dan simulasi tersebut, akan berdampak mengurangi dampak buruk jika terjadi bencana terutama jatuhnya korban jiwa,” tandasnya,(Red/Penrem).