𝐃𝐞𝐧𝐩𝐚𝐬𝐚𝐫, – ECO ENZYME adalah campuran cairan fermentasi dari sampah organik berupa kulit buah-buahan dan sisa sayuran segar dengan molase atau gula aren serta air sesuai dengan rumus Dr. Rosukon Poompanvong dari Thailand. Perbandingannya adalah 1 : 3 : 10 dan sudah terbukti lebih dari 30 tahun ECO ENZYME mempunyai sejuta manfaat
Salah satu manfaat ECO ENZYME untuk membersihkan udara serta menetralisir polusi udara termasuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 yang sangat aman jika terkena tubuh manusia karena terbuat dari bahan alami. Berbeda jika menggunakan zat kimia yang mengandung klorin yang dapat membahayakan kulit dan pernapasan.

Korem 163/Wira Satya melaksanakan penyemprotan udara dengan cairan organik ECO ENZYME. Penyemprotan dilakukan di lingkungan sekitar Makorem 163/Wira Satya dengan menggunakan 1 unit Mobil Bak Kijang Patroli yang berkapasitas Toren 500 liter. Senin (07/02)
Kegiatan penyemprotan tersebut dipimpin langsung oleh Mayor Arh Pande Made Sudarta selaku Komandan Detasemen Markas dan dibantu juga oleh anggota Korem 163/Wira Satya
“Semoga kegiatan penyemprotan cairan ECO ENZYME dapat terus berlanjut ke wilayah lain dan dengan penyemprotan tersebut diharapkan dapat berdampak sangat baik terhadap kualitas udara khususnya di Makorem 163/Wira Satya, untuk dapat berperan serta dalam mengurangi polusi udara dan membersihkan udara dari virus-virus penyakit berbahaya terutama Covid-19″ ujar Dandema
Pengadaan cairan ECO ENZYME di Makorem 163/Wira Satya merupakan donasi dari penggiat ECO ENZYME di Makorem 163/Wira Satya Dengan ECO ENZYME, kita dapat merawat bumi dengan mengurangi sampah organik serta memanfaatkannya untuk kehidupan yang lebih bersih dan sehat. (𝙍𝙚𝙙/𝙋𝙚𝙣𝙧𝙚𝙢)