Bangli – Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.H., selaku Inspektur Upacara, secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1626/Bangli, Kamis (13/8/2026), bertempat di Lapangan Pura Bale Agung, Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Upacara penutupan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, Satgas TMMD, tokoh masyarakat serta masyarakat Desa Sekardadi.
Dalam amanatnya, Danrem 163/WSA menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Bangli, seluruh instansi terkait, personel Satgas TMMD serta masyarakat yang telah bergotong royong dan bahu-membahu menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
“Selama 30 hari, semangat kebersamaan telah terjalin dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan tekad, kerja keras dan semangat pengabdian, seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan sesuai rencana,” ujar Danrem.
Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 1626/Bangli berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Sasaran fisik utama berupa pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.766 meter, lebar 3 meter dan tebal 12 cm, serta pembangunan empat titik Dinding Penahan Tanah (DPT).
Selain itu, TMMD juga melaksanakan 12 kegiatan nonfisik serta sasaran tambahan berupa rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), 5 titik rehab MCK, 5 titik TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB), percepatan penurunan stunting, pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial, ketahanan pangan serta penanaman pohon melalui program TNI AD Bersatu dengan Alam.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, pada kesempatan tersebut juga diserahkan 100 paket sembako, 65 paket nutrisi tambahan serta sarana olahraga. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stan UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis dan hasil pembangunan TMMD, termasuk jalan rabat beton, RTLH serta peresmian dan penandatanganan Tugu Prasasti TMMD ke-129.
Danrem 163/WSA menegaskan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat gotong royong, kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Program TMMD harus terus diperkuat melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat, sehingga pembangunan dan peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan hingga ke tingkat desa,” tegasnya.
Usai seluruh rangkaian upacara, Danrem 163/WSA beserta rombongan melanjutkan kegiatan menuju Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, untuk menghadiri peresmian Jembatan Garuda.(Penrem163).
Wiar Satya Peduli Rakyat..Paten!!
