Denpasar – Komandan Korem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra, didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 163 PD IX Udayana, Ny. Ayu Agung Hadisaputra, memberikan pengarahan kepada jajaran Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 163 PD IX/Udayana, Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Korem 163/Wira Satya, Jalan PB Sudirman, Denpasar, Jumat (10/4/2026).

Dalam arahannya, Danrem menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan sarana komunikasi langsung antara pimpinan dengan seluruh anggota Persit, guna menyampaikan kebijakan pimpinan TNI AD agar dapat dipahami dan dilaksanakan secara optimal hingga ke tingkat ranting.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat silaturahmi dan soliditas organisasi, serta membekali anggota Persit dengan wawasan tentang etika berorganisasi, pola asuh anak, serta kesiapan menghadapi dinamika sosial dan perkembangan teknologi.
Pada kesempatan tersebut, Danrem menekankan beberapa hal penting kepada seluruh anggota Persit, di antaranya:
- Mengoptimalkan peran ganda sebagai istri, ibu, dan anggota organisasi, dengan menjadikan keluarga sebagai prioritas utama, khususnya dalam pendidikan anak.
- Menjaga kehormatan diri dan citra institusi, terutama dalam penggunaan media sosial agar bijak dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
- Memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pola hidup sederhana, menghindari aktivitas keuangan ilegal, serta mendorong kreativitas melalui kegiatan produktif seperti UMKM.
- Menjadi teladan di tengah masyarakat dengan aktif dalam kegiatan sosial serta pelestarian budaya lokal sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Danrem juga berharap seluruh anggota Persit senantiasa menjaga kekompakan, memperkuat kebersamaan, serta mampu menjadi pengelola rumah tangga yang baik dalam membentuk generasi yang berkarakter.
“Organisasi Persit hendaknya menjadi wadah pengembangan diri untuk menjadi wanita yang tangguh, berwawasan luas, dan bermanfaat bagi sesama,” tegas Danrem.
Mengakhiri arahannya, Danrem mengajak seluruh anggota Persit untuk senantiasa mendoakan keselamatan dan keberhasilan para prajurit dalam menjalankan tugas negara. Ia menekankan bahwa doa seorang istri merupakan kekuatan yang sangat berarti, Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kekeluargaan, serta diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. (Penrem163).
