Danrem 163/WSA Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra menghadiri Gelar Agung Pecalang Bali yang di pimpin Gubernur Bali Wayan Koster diselenggarakan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (7/3/2026).
Mengambil tema “Sarana Nincapan Kasukretan Jagat Bali Niskala-Sakala” Gelar agung Pecalang Bali tahun 2026 diikuti oleh Ribuan Pecalang dari masing-masing Desa Adat di Bali.
Sinergi antara TNI polri dan pecalang tidak hanya bersifat tradisional, tetapi telah terintegrasi secara profesional dalam berbagai skala pengamanan. TNI Polri secara konsisten melibatkan Pecalang dalam pengamanan hari-hari besar keagamaan, kegiatan masyarakat hingga pengamanan event-event bertaraf Nasional maupun Internasional.
Gubernur Bali Wayan koster menyambut baik gelar Agung pecalang dalam rangka pengamanan menyambut Nyepi dan idul Fitri, katanya
Pihaknya berharap, pecalang mengambil peran aktif di wedangan masing-masing dalam rangka Nyepi sehingga diharapkan berjalan dengan baik, dan menjadi salah satu unsur desa adat, harus menjaga keamanan kenyamanan dan ketertiban di desa adat masing-masing tandasnya.
Danrem 163/Wira Satya dalam kegiatan tersebut menyampaikan ini adalah wujud dukungan TNI terhadap peran penting pecalang dalam menjaga keamanan ketertiban.
Kegiatan ini diikuti oleh ribuan pecalang dari berbagai desa adat Bali dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya sinergitas antara TNI polri, pecalang, pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah khususnya menjelang dan selama pelaksanaan hari-hari besar keagamaan.
Danrem 163/Wira Satya juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pecalang yang selama ini berperan aktif membantu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan desa adat menurutnya keberadaan pecalang merupakan kekuatan kearifan lokal yang menjadi bagian penting dalam sistem pengamanan wilayah di Bali, Melalui momentum Gelar Agung Pecalang Bali tahun 2026 ini diharapkan semakin mempererat koordinasi dan kebersamaan antara aparat keamanan dengan pecalang serta masyarakat sehingga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Bali tetap terjaga dengan baik. Pungkasnya.
