Denpasar – Upacara Bendera Tanggal 17-an dengan Inspektur Upacara Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam, S.E., M.M., sebagai Komandan Upacara Pasianev/Dalprog Sirenrem 163/WSA Kapten Kav Joyo Wibowo,S.S.T.HAN., dan Perwira Upacara Pasibinpersrem 163/ Wira Satya Mayor Caj (K) Ni Komang Artayani, S.Sos. serta diikuti seluruh Personil TNI dan PNS Makorem 163/Wira Satya bertempat di Lapangan Makorem 163/ Wira Satya, Jln PB. Sudirman, Kec Denpasar Barat, Kota Denpasar,(18/07/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 163/WSA, Para Kasi Kasrem 163/WSA, Para Ka Balak Ajurem 163/WSA, Para Pasi Kasrem 163/WSA, Dandenmarem 163/WSA serta seluruh Personil TNI dan PNS Makorem 163/Wira Satya.
Dalam Amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang di bacakan oleh Inspektur Upacara yang pada intinya : Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas berbagai prestasi dan hal positif telah berhasil diraih oleh prajurit dan satuan TNI AD. Namun demikian, disisi yang lain masih terdapat berbagai kekurangan dan hal-hal negatif seperti terjadinya tindakan kekerasan, pengedaran narkoba, penyelewengan anggaran dan pelanggaran-pelanggaran lain yang perlu mendapatkan perhatian yang tentu harus menjadi koreksi dan evaluasi kita bersama untuk pembenahan ke depannya.
Pada Apel Komandan Satuan (AKS) bulan Juni lalu di Akademi Militer Magelang, ada beberapa hal yang telah saya sampaikan, Pertama, Tingkatkan naluri intelijen khususnya di daerah operasi, Kedua, Prajurit harus menguasai medan operasi tipologi wilayah dan karakteristik wilayah masing-masing, Ketiga, Laksanakan pembinaan personeI secara terukur untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, Keempat, Melakukan revisi terhadap doktrin yang disesuaikan dengan perkembangan lingkungan saat ini, Kelima, Prajurit harus membantu menyukseskan program pemerintah dalam membantu kesulitan masyarakat.ujar Kasad.

Apa yang telah saya sampaikan tersebut, agar benar-benar dipedomani dan segera ditindaklanjuti oleh seluruh Komandan Satuan jajaran TNI AD, serta tersosialisasikan hingga tingkat paling bawah.tegasnya.
Hal Iain yang juga ingin saya sampaikan pada kesempatan ini adalah rentannya negara kita terhadap berbagai bencana alam, yang salah satu adalah bencana kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, khususnya di wilayah Pulau Sumatera dan Kalimantan. Karhutla telah menjadi bencana luar biasa yang dapat berdampak kepada lingkungan hidup dan ekosistem, termasuk dampak lainnya di bidang sosial ekonomi, Dalam rangka pencegahannya, saya perintahkan kepada seluruh prajurit TNI AD, khususnya yang berada di kewilayahan untuk bersinergi, melaksanakan kerja sama dan koordinasi dengan instansi terkait untuk bersama-sama menanggulanginya, laksanakan deteksi dini, patroli mandiri dan patroli terpadu bersama Polri, Polisi Kehutanan, Pemerintah Daerah serta masyarakat, Pungkas KASAD.(Red/Penrem163).