Gianyar – Menjelang hari jadi ke-65 Kodam IX/Udayana yang jatuh pada Kamis 27 Mei 2021, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Ananm, S.E., M.M., mendampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sony Aprianto, S.E.,M.M., Menghadiri acara Prosesi Penjamasan/Pensucian Pataka Kodam IX/Udayana “Praja Raksaka”, di Pura Kahyangan Jagat Bukit Dharma Durga Kutri, Desa Buruan kec Blahbatuh Gianyar, pada Senin 23 Mei 2022 malam.

Manggala/Panitia Pura Bukit Dharma Durga Kutri Wayan Jembong Arimbawan (Bendesa adat) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Pangdam IX/Udayana dan undangan, hal ini merupakan suatu kehormatan bagi warga Pura Durga Kutri Desa Buruan Kec. Blahbatuh karena masih dipercaya sebagai tempat Penjamasan Pataka Kodam IX/Udayana dimana hal ini merupakan sudah tradisi turun temurun setiap tahun menjelang pelaksanaan HUT Kodam IX/Udayana dan mendoakan untuk kesuksesan personel Kodam IX/Udayana dalam berbagai bidang semoga tetap berjaya serta profesional, kami mewakili masyarakat Desa Adat Kutri menyampaikan selamat ulang tahun Kodam IX/Udayana semoga selalu jaya.

Dalam Sambutanya Pangdam IX/Udayana Mengatakan acara tradisi penjamasan Pataka Kodam IX/Udayana” Praja raksaka” yang ke-65 Tahun 2022,Keheningan dan kesucian Pataka Kodam IX/Udayana Praja raksaka pada hakekatnya merupakan lambang atau simbol penjelmaan Pemusatan kepemimpinan dan pemusatan cita-cita bagi satu kesatuan instansi militer yang membawahi wilayah Bali Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur dengan adanya simbol atau lambang ini diharapkan tumbuh semangat jiwa korsa dan validitas Batin yang kokoh dan kuat sehingga cita-cita dapat tercapai dengan baik.
“Tujuan diadakannya acara tradisi penjamasan pataka Kodam IX/Udayana Praja raksaka adalah memohon Kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Kodam IX/Udayana diberikan kekuatan keselamatan dan pemikiran yang jernih serta Suci sehingga mampu mengemban tugas pengabdian kepada TNI masyarakat bangsa dan negara, penjamasan Ini mengandung makna penghormatan terhadap keteladanan raja Udayana sebagai figur pemimpin terkenal pada zaman kerajaan terdahulu di Bali dan Nusa Tenggara” Ujar Pangdam
Meneladani kepemimpinan raja Udayana Diharapkan seluruh prajurit Kodam IX/Udayana memiliki semangat juang dan jiwa prajaraksaka dengan prinsip-prinsip kepemimpinan asta brata sehingga persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat Bali dan Nusa Tenggara dapat terwujud dengan baik saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini, Tegas Pangdam IX/Uadyana.
Acara dilanjutkan dengan Penyerahan Punia dari Pangdam IX/Udayana kepada Bendesa Adat Durga Kutri Desa Buruan dan dilanjutkan ramah tamah berlangsung dengan tertib, aman dan lancar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sony Aprianto, S.E.,M.M., Kasdam IX/Udy, Irdam IX/Udy, Kapoksahli Pangdam IX/Udy, Danrem 163/WSA, Asrendam IX/Udy, para Asisten Kasdam IX/Udy dan para Dan/Kabalakdam IX/Udy, Para Dandim Jajaran Korem 163/WSA, Kapolres Gianyar diwakili Kapolsek Blahbatuh KOMPOL I Ketut Suharto Giri SH., MH, Bupati Gianyar diwakili Asisten III I Nyoman Mudana, Ketua Kejaksaan Negeri Gianyar diwakili Pasi Intel Gede Ancana, Ketua Pengadilan Negeri Gianyar diwakili Panitera Made Witama, Penglingsir Puri Blahbatu Anak Agung Alit Kakarsana SE, Danyon Zipur 18/YKR, Kepala Desa Buruan, Bendesa adat Desa Buruan, Tokoh adat dan masyarakat Blahbatuh, serta perwakilan Prajurit/PNS Kodam IX/Udy. (Red/Penrem)