Gianyar – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. beserta rombongan tiba di Puri Ageng Blahbatuh, Kab. Gianyar dan disambut dipintu gerbang Puri Ageng Blahbatuh Gianyar oleh Tokoh Puri ditandai dengan pengalungan bunga dan pemberian Hand Bucket Kepada Ketua Umum Persit KCK Ny. Rahma Dudung Abdurachman,(14/04).
Menerima penjelasan dari Penglingsir Puri an. Anak Agung Ngurah Alit Kakarsana, S.E. Menjelaskan fungsi dan sejarah bangunan Puri kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. menuju pelataran Jaba Tengah diiringi tarian legong keraton.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. Menuju Gedong Rata Utama, untuk menerima pemberian Pin Puri kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. sebagai Warga kehormatan Puri Ageng Blahbatuh, Kab. Gianyar Oleh Penglingsir Puri.
“Tentunya kami semua merasa senang kedatangan bapak ke Bali. Saya berharap Kasad dengan ibu selama di Bali merasa nyaman. Dan ini suatu kenangan manis untuk kita semua masyarakat Bali Khusunya Keluarga Besar Puri Agung Blahbatuh Gianyar,” kata Anak Agung Ngurah Alit Kakarsana.

Dalam prosesi penganugran gelar Kehormatan, Jenderal TNI Dudung Abdurachman terlihat memakai pakaian adat Bali. Sebelum diberikan gelar adat itu, Beliau terlebih dahulu Mengikuti Kegiatan Prosesi Pemetikan Bunga Sekar Tunjung Oleh Ida Pedanda Kekeran diserahkan kepada Penglingsir Puri selanjutnya Pemasangan Pin Penganugrahan Oleh Penglingsir Puri Kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.
Di Puri Agung Blahbatuh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mendapat anugerah gelar kehormatan “Ksatria Padma Negara”, yang artinya Ksatria Pengayom, Pelindung Rakyat Dan Penjaga Keutuhan NKRI.
Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam sambutan penganugerahan tersebut menyampaikan rasa terima kasih dan merupakan suatu kehormatan bagi dirinya selalu Kepala Staf Angkatan Darat yang juga merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat di Bali.
“Ini akan menjadi tanggung jawab dan kepercayaan, semoga saya dalam memimpin Angkatan Darat selalu mengedepankan bahwa kehormatan negara adalah segala-galanya, Negara Kesatuan Republik Indonesia harus kita jaga dan pertahankan dari berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang menggangu persatuan dan kesatuan bangsa, ” tegas Kasad.

Hadir pada acara prosesi penganugerahan Ksatria Padma Negara kepada Kasad, Panglisir (raja-raja) di seluruh Bali, Danpuspomad, Aster Kasad, Danrem 163/Wira Satya, Dandim 1616/Gianyar, Kajari Gianyar, serta Kajati Denpasar,(Red/Penrem).